BOJONEGORO – wbbnews.id, Lapangan Desa Mlinjeng, Kecamatan Sumberrejo, mendadak berubah menjadi lautan manusia pada Selasa (12/05/2026). Ribuan penonton dari berbagai daerah memadati area tersebut demi menyaksikan fenomena budaya modern, yakni ajang Cek Sound Horek.
Sejak siang hari, akses menuju lokasi sudah dipenuhi kendaraan roda dua maupun truk pengangkut perlengkapan audio. Suara bass yang menggelegar dengan tekanan decibel tinggi menjadi daya tarik utama bagi para “pemburu getaran” yang hadir.
Suasana semakin memuncak saat beberapa talent sound system ternama mulai memutar musik remix andalan mereka. Berikut adalah beberapa poin utama dari kemeriahan acara hari ini.
Antusiasme Massa, Penonton tidak hanya datang dari wilayah Bojonegoro, tetapi juga terpantau dari Tuban, Lamongan, hingga Blora. Efek Getaran, Kekuatan audio yang dipasang membuat kaca-kaca kendaraan di sekitar area bergetar, bahkan tanah di sekitar panggung utama terasa berguncang (efek horek). Geliat UMKM, Acara ini membawa berkah bagi pedagang lokal. Ratusan pedagang kaki lima memenuhi pinggir lapangan, mulai dari penjual minuman hingga atribut komunitas sound.
Meski dipadati ribuan orang, pihak panitia bekerja sama dengan aparat keamanan setempat tetap bersiaga untuk memastikan arus lalu lintas tidak lumpuh total.
“Kami sudah mengantisipasi lonjakan penonton. Fokus utama adalah memastikan penonton tidak terlalu dekat dengan barisan subwoofer demi keamanan pendengaran, serta menjaga agar parkir tetap tertib,” ujar salah satu perwakilan panitia di lokasi.
Sampai berita ini diturunkan, acara masih berlangsung dengan kondusif. Para penonton tampak asyik berjoget mengikuti irama musik, sementara para kru sound system terus melakukan finetuning untuk menghasilkan suara yang paling “glerr” dan bersih. (Hs)



