Bojonegoro – wbbnews.id, Suasana meriah menyelimuti Pendopo Gedung PKK Desa Prayungan. Pada Minggu pagi (26/04/2026). Puluhan ibu-ibu dari PKK RT dan RW se-Desa Prayungan berkumpul dengan balutan kebaya warna-warni untuk memperingati Hari Kartini ke-147. Dengan kolaborasi kegiatan senam bersama dan lomba kreasi tumpeng berbahan dasar pangan lokal.
Kepala Desa Prayungan, Lely Yusliani, memberikan pesan yang menyentuh sekaligus memotivasi para kader.
Lely Yusliani menekankan bahwa semangat Kartini harus diwujudkan dalam penguatan pendidikan di tingkat keluarga. Menurutnya, ibu adalah figur sentral dalam membentuk karakter generasi masa depan.
“Dalam mengenang jasa-jasa Ibu Kartini, kita harus sadar bahwa ujung tombak pendidikan putra-putri kita ada pada tangan ibu-ibu sekalian. Bukan hanya soal pendidikan formal, tetapi yang paling utama adalah penanaman akhlak dan moral,” tegas Lely di hadapan peserta berbaju kebaya.
Ia juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para kader PKK yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukannya untuk menyukseskan kegiatan desa.
“Terima kasih sudah hadir dan peduli. Kehadiran ibu-ibu di sini adalah bukti bahwa semangat perjuangan perempuan di Desa Prayungan tetap menyala.” Semangatnya
Lebih lanjut, Kades Lely menitipkan pesan strategis kepada jajaran pengurus PKK, perangkat desa atau istri perangkat desa, istri dan anggota BPD perempuan, hingga kader dari RT/RW. Ia berharap organisasi perempuan bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah untuk bersilaturahmi dan komunikasi aktif untuk menyerap aspirasi warga.
“Kami titipkan kegiatan PKK ini sebagai jembatan. Melalui ibu-ibu perangkat, ibu BPD, dan ibu RT/RW, kita dapat memetakan serta menyampaikan berbagai permasalahan yang ada di desa. Jadikan ruang ini sebagai tempat berdiskusi demi kemajuan Prayungan,” tambahnya.
Apresiasi mendalam juga diberikan atas kemandirian para kader dalam menyelenggarakan acara secara swadaya dan kreatif. Penggunaan bahan dasar pangan lokal dalam lomba tumpeng dinilai sebagai langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan desa.
Ketua TP PKK Desa Prayungan, Anna Muzayanah, mengaku terharu dengan kekompakan warga.
“Kami merasa senang, bangga, dan bahagia. Antusiasme peserta dari awal hingga akhir acara menunjukkan bahwa perempuan Prayungan siap menjadi motor penggerak perubahan, baik di bidang ekonomi kreatif maupun pendidikan karakter,” pungkas Anna.
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB ini diakhiri dengan ramah tamah dan pembagian hadiah bagi pemenang lomba kreasi tumpeng, sembari mempererat tali silaturahmi antar-warga desa.
Perlu diketahui, dalam sebuah perlombaan, juara mungkin hanya ada tiga, tetapi semangat kebersamaan adalah milik kita semua. Juara atau tidak, kita tetap satu keluarga besar yang luar biasa.
Kemenangan yang sesungguhnya bukan hanya soal piala atau nominal uang, tapi tentang keberanian untuk tampil dan semangat untuk berpartisipasi.
Dan selamat atas pencapaian luar biasa yang telah diraih kepada :
RT 02/01 Juara I
RT 01/01 Juara II
RT 02/04 Juara III
Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras dan kekompakan tim. (Bli).






