BOJONEGORO โ wbbnews.id, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Drs. Nafik Sahal, SH, MM, melaksanakan agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Daerah Pemilihan (Dapil) II mencakup wilayah Sumberrejo, Balen, Kapas, dan Sukosewu ini tampil berbeda dengan hadirnya Panji Bangsa (PB) DKC PKB Bojonegoro. Kamis, (05/02/2026).
โPanji Bangsa, sebagai badan otonom baru di bawah naungan PKB yang dikenal sebagai “Pasukan Jihad Kebangkitan Bangsa,” hadir untuk memastikan jalannya penyerapan aspirasi berlangsung kondusif dan menyentuh akar rumput.
โKomunikasi Politik dan Pelayanan Rakyat
โDalam orasinya di hadapan konstituen, Gus Nafik (sapaan akrab Drs. Nafik Sahal) menekankan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin, melainkan jembatan komunikasi yang vital.
โ”Apapun yang kita lakukan adalah bagian dari komunikasi. Reses ini adalah momen krusial untuk mendengar langsung keluhan dan harapan sekalian agar bisa kami rumuskan dalam kebijakan daerah,” tegas Gus Nafik.
โSebagai legislator yang duduk di Komisi B Gus Nafik memaparkan tanggung jawab besar komisi tersebut dalam mengawal kesejahteraan warga. Ia merinci bahwa Komisi B bermitra langsung dengan instansi-instansi strategis, di antaranya:
– โSektor Pertanian & Pangan: Mengawasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, terutama terkait isu distribusi pupuk bersubsidi dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan).
– โSektor Ekonomi & UMKM: Bermitra dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan memperkuat modal usaha rakyat.
โ- Pendapatan & Aset: Bekerja sama dengan Bapenda serta BPKAD untuk memastikan anggaran daerah tersalurkan tepat sasaran.
– โLembaga Keuangan: Mengawasi kinerja BUMD seperti Bank Daerah dan PD Pasar agar benar-benar berpihak pada ekonomi kerakyatan.

โKeterlibatan Panji Bangsa dalam reses ini menjadi bukti nyata soliditas internal partai. Selain membantu pengamanan dan teknis acara, kader Panji Bangsa juga berperan aktif mendampingi werga dalam menyampaikan aspirasi mereka secara tertulis maupun lisan.
โ”Fokus spesifik kami di Komisi B dapat bergeser secara dinamis sesuai isu aktual di Bojonegoro. Jika saat ini masalahnya adalah pupuk atau harga pasar, maka ke sanalah pengawasan kami perketat,” pungkas Gus Nafik di akhir sesi dialog.
โReses Masa Sidang I ini diharapkan menghasilkan pokok-pokok pikiran (pokir) dewan yang solutif untuk pembangunan Bojonegoro ke depan, khususnya bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah Timur Bojonegoro. (San).

