DAERAH  

Menuju Masa Bakti 2026–2031, Inilah 5 Sosok Calon Sementara Ketua DPC PKB Bojonegoro

BOJONEGORO – wbbnews.id, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu, (04/04/2026). Bertempat di Hotel Dewarna, Bojonegoro.

Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Bojonegoro ini selaku pimpinan sidang Dr (H.C.)H. Abdul Halim Iskandar, M.Pd yang mnjabat Ketua DPW PKB Jawa Timur, beliau juga sebagai Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Orgonisasi, Legislatif, dan Eksekutif.

Bersama tim penataan struktur DPW PKB Jawa Timur secara resmi telah melakukan pemetaan terhadap lima figur kuat yang ditetapkan sebagai Calon Sementara Ketua DPC PKB Kabupaten Bojonegoro untuk masa bakti 2026–2031.

​Langkah strategis ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan DPW PKB Provinsi Jawa Timur Nomor: 357/DPW-25/01/II/2026, yang merujuk pada Surat Mandat DPP PKB Nomor: 8142/DPP/01/I/2026.

​Kelima nama yang muncul merupakan representasi dari berbagai lini kekuatan partai. Berikut adalah daftar calon sementara yang telah ditetapkan, 1. Fauzan Fu’adi, S.I.Kom., M.Med.Kom, 2. Abdulloh Umar, S. 3. Imam Sholikin, 4. Mustakim, 5. Hj. Alviatul Muniroh, S.H., M.H.I.

​Penetapan ini merupakan hasil kerja objektif dari Tim Penataan Struktur yang ditugaskan langsung oleh pengurus wilayah. Proses pemetaan ini tidak hanya melihat popularitas, tetapi juga rekam jejak pengabdian dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai di Bumi Angling Dharma.

​Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, nama-nama yang telah dipetakan ini selanjutnya akan menjalani tahapan verifikasi dan koordinasi lebih lanjut untuk memastikan struktur kepemimpinan DPC PKB Bojonegoro lima tahun ke depan solid dan mampu menjawab tantangan politik regional.

“Kelima calon akan menjalani Fit and Proper Test atau Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPP PKB Jakarta untuk membedah visi, misi, serta loyalitas mereka terhadap garis perjuangan partai,” terang Ketua DPW Gus Halim.

​Siapapun yang nantinya ditetapkan sebagai ketua definitif mengemban misi besar untuk mempertahankan supremasi PKB di Bojonegoro.

“Hasil Test menjadi pertimbangan tunggal bagi DPP untuk menetapkan satu nama definitif yang akan memimpin PKB Bojonegoro selama lima tahun ke depan,” imbuhnya.

Proses ini dilakukan secara berjenjang oleh DPP untuk memverifikasi rekam jejak masing-masing calon guna mencetak kader berintegritas.

Suasana proses transisi kepemimpinan di tubuh PKB Bojonegoro terpantau sangat dinamis namun tetap mengedepankan prinsip musyawarah mufakat. (Affd)