WebGIS SI-TAWAF, Terobosan Digitalisasi Tanah Wakaf Bojonegoro

Bojonegoroย โ€“ wbbnews.id, Pengelolaan tanah wakaf di Kabupaten Bojonegoro kini memasuki babak baru. Melalui inovasiย WebGIS SI-TAWAFย (Sistem Informasi Tanah Wakaf), data aset wakaf yang sebelumnya dikelola secara manual kini dapat diakses secara digital dan real-time melalui lamanย wakafbojonegoro.my.id.

Inovasi ini digagas olehย Teuku Mirza Mauluddinย dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), bekerja sama denganย PCNU Bojonegoro. Program tersebut resmi diimplementasikan untuk mendukung transparansi, efisiensi, dan akurasi data tanah wakaf di seluruh kecamatan di Bojonegoro.

โ€œSelama ini data wakaf tersebar di berbagai dokumen fisik dan sulit dipantau. Dengan SI-TAWAF, semua informasi bisa diakses secara terbuka dan diperbarui langsung oleh pengelola,โ€ terang Teuku Mirza

Sistem berbasis peta digital ini dibangun menggunakan teknologi sumber terbuka sepertiย Leaflet.js,ย MySQL, danย PHP, serta terintegrasi dengan peta satelit dari Google dan ESRI. Melalui fitur peta interaktif, masyarakat dapat melihat lokasi, luas, dan status hukum tanah wakaf dengan mudah.

Selain mempermudah pengawasan, SI-TAWAF juga membantu pemerintah dan nazhir mengidentifikasi tanah wakaf yang belum produktif agar dapat dimanfaatkan untuk pembangunan madrasah, pertanian umat, atau fasilitas sosial lainnya.

โ€œTujuannya bukan hanya mendigitalisasi data, tapi juga memastikan tanah wakaf benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,โ€ tambah Mirza.

Ke depan, tim pengembang menargetkan seluruh tanah wakaf di Bojonegoro sudah terdigitalisasi 100 persen dalam satu tahun ke depan, sekaligus menjadikan SI-TAWAF sebagaiย model percontohan nasional pengelolaan wakaf berbasis teknologi. (San/ed/red)