PGMM Bojonegoro Kawal Aspirasi PPPK Guru Madrasah Swasta Lewat Jalur Aspirasi ke DPR RI

BOJONEGORO โ€“ย  wbbnews.id, Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Bojonegoro terus mengawal aspirasi guru madrasah swasta terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pengawalan ini dipimpin langsung Ketua PIMDA PGMM Bojonegoro, Galih Rimba Ariyana, S.Pd., Gr, bersama jajaran pengurus melalui jalur aspirasi resmi kepada pemerintah pusat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, (02/03/2026) di Hotel Bonero Regency PGMM Bojonegoro.

Pengawalan aspirasi tersebut merupakan tindak lanjut dari perjuangan guru madrasah swasta yang sebelumnya terlibat aktif dalam Aksi Damai 30 Oktober 2025 di kawasan Patung Kuda, Jakarta. Aksi itu menjadi simbol perjuangan kolektif guru madrasah swasta yang telah berkontribusi, baik secara moril maupun materiil, demi kejelasan status dan peningkatan kesejahteraan.

Aspirasi PGMM disampaikan di sela kegiatan Diseminasi Strategi Pengelolaan dan Pengawasan Keuangan Haji yang menghadirkan Anggota DPR RI Komisi VIII, Abidin Fikri, S.H, M.H.Dalam kesempatan tersebut, PGMM mendorong realisasi kuota 630.000 PPPK dari Kementerian Agama yang diperuntukkan bagi guru madrasah swasta di seluruh Indonesia.

Ketua Pimpinan Daerah PGMM kabupaten Bojonegoro, Galih, menegaskan bahwa pengawalan aspirasi ini merupakan bentuk tanggung jawab organisasi terhadap seluruh pejuang PPPK guru madrasah swasta.

โ€œKami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal aspirasi guru madrasah swasta yang telah berjuang bersama, baik tenaga, waktu, maupun biaya. Jalur aspirasi resmi kami tempuh agar perjuangan ini benar-benar sampai kepada pengambil kebijakan,โ€ tegas Galih.

Ia menambahkan, kuota PPPK yang memadai sangat dibutuhkan untuk menjawab persoalan kekurangan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru madrasah swasta.

โ€œKuota 630 ribu PPPK dari Kementerian Agama bukan sekadar angka, melainkan harapan bagi ratusan ribu guru madrasah swasta yang selama ini mengabdi dengan berbagai keterbatasan. Kami berharap pemerintah benar-benar berpihak dan segera merealisasikannya,โ€ imbuhnya. (Red)