NU Care-LAZISNU se-Jawa Timur Himpun Rp 1,5 Triliun Dana ZIS Selama 2025

SURABAYA – wbbnews.id, Mengukuhkan posisi sebagai lembaga filantropi Islam terdepan, NU Care-LAZISNU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bersama seluruh Pengurus Cabang (PCNU) se-Provinsi Jawa Timur mencatatkan pencapaian fantastis dalam penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sepanjang tahun 2025.

​Berdasarkan laporan tahunan resmi, total perolehan dana yang berhasil dihimpun mencapai angka Rp 1.585.944.257.646 atau setara dengan 1,58 Triliun Rupiah. Angka ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola dana umat di lingkungan Nahdlatul Ulama Jawa Timur.

​Manajemen NU Care-LAZISNU Jawa Timur menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi.

​”Terima kasih kepada seluruh muzakki, munfiq, dan donatur yang telah mempercayakan amanahnya melalui NU Care–LAZISNU. Setiap rupiah yang dititipkan menjadi bagian dari ikhtiar besar kami untuk menghadirkan manfaat nyata bagi umat,” ungkap perwakilan pengurus dalam keterangan tertulisnya.

​Dana triliunan rupiah tersebut telah dan akan terus disalurkan melalui berbagai program strategis yang menyasar lima pilar utama:

  1. Pendidikan: Beasiswa bagi santri dan siswa berprestasi yang kurang mampu.
  2. Kesehatan: Layanan kesehatan gratis dan bantuan pengobatan.
  3. Ekonomi: Pemberdayaan UMKM berbasis pesantren dan jamaah.
  4. Siaga Bencana: Respons cepat tanggap darurat di berbagai wilayah.
  5. Dakwah & Sosial: Santunan yatim piatu serta penguatan sarana ibadah.

​Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial yang lebih luas. Dengan semangat “Dari Jawa Timur untuk Indonesia”, NU Care-LAZISNU berkomitmen untuk terus meningkatkan standardisasi audit keuangan dan transparansi pelaporan agar kemanfaatan zakat semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

​Gerakan kebaikan ini dipastikan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan inovasi digitalisasi zakat yang memudahkan para donatur dalam menunaikan kewajibannya. (Ad)