DAERAH  

Ribuan Pesepeda “Medhayoh” ke Bojonegoro, Rayakan Hari Jadi ke-348 melalui GJB 2025

BOJONEGORO – wbbnews.id, Gemuruh kayuhan pedal dan semangat kebersamaan mewarnai Stadion Letjend H. Soedirman, Bojonegoro, pada Minggu (21/12/2025). Ribuan pesepeda dari berbagai penjuru Jawa Timur dan Jawa Tengah memadati area stadion sejak fajar menyingsing untuk mengikuti gelaran Gowes Jelajah Bojonegoro (GJB).

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda besar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348. Tidak hanya sebagai ajang olahraga, acara ini menjadi panggung promosi pariwisata dan penggerak ekonomi kerakyatan.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, hadir langsung melepas keberangkatan para peserta didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD. Kehadiran para pimpinan daerah ini memberikan sinyal kuat akan dukungan pemerintah terhadap gaya hidup sehat dan penguatan kohesi sosial.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa gowes adalah instrumen untuk membangun kolaborasi.

“Gowes tidak sekadar olahraga, tetapi sarana membangun budaya hidup sehat, memperkenalkan destinasi wisata, dan menumbuhkan kebersamaan yang mampu menggerakkan ekonomi daerah. Pesan saya, jaga kebersamaan dan utamakan keselamatan di jalan,” ujar Bupati dengan hangat.

Ketua GJB, Tedjo Sukomo, menjelaskan bahwa antusiasme tahun ini sangat luar biasa. Tercatat sekitar 3.000 pesepeda berpartisipasi, berasal dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur dan 3 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Kegiatan ini mengusung semangat “Medhayoh”, sebuah konsep keramah-tamahan khas Bojonegoro yang mengajak masyarakat luas untuk berkunjung dan menikmati potensi daerah.

Para peserta menempuh rute sejauh 26 kilometer yang memanjakan mata, meliputi:

  • Jembatan Sosrodilogo: Titik favorit peserta untuk berswafoto dengan latar pemandangan Bengawan Solo.
  • Bendungan Gerak: Melintasi Desa Padang yang menawarkan kesejukan udara pagi.
  • Lintasan Desa: Melewati Desa Tulung, Mori, Pagerwesi, hingga Sranak.
  • Finish: Kembali ke Stadion Letjend H. Soedirman melalui Jembatan Kaliketek dan Banjarsari.

Selain kemeriahan di lintasan, GJB 2025 diharapkan mampu mewujudkan visi Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan. Kehadiran ribuan peserta dari luar kota secara langsung berdampak pada sektor UMKM kuliner dan penginapan di sekitar wilayah Bojonegoro.

Gowes Jelajah Bojonegoro sukses membuktikan bahwa dengan semangat kolaborasi, olahraga dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan keelokan alam dan keramahan warga Bojonegoro kepada dunia luar. (red)