Bojonegoro – wbbnews.id, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro secara resmi menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Kader Pertama (PKP) Kader Loyalis. Acara ini berlangsung meriah di kantor DPC PKB yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat No.19 Bojonegoro. Pada Selasa, (18/11/ 2025).
PKP Kader Loyalis ini merupakan inisiatif strategis DPC PKB Bojonegoro untuk memperkuat ideologi, pemahaman kepartaian, dan militansi kader di tingkat akar rumput, khususnya dalam persiapan menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Dewan syuro Drs. K.H. M. Sochib Soim, Ketua DPC PKB Bojonegoro, Fauzan Fuadi, S.I.Kom, M. Med.Kom, ketua LKK, H. Usman, S.Pd.I, dan seluruh jajaran pengurus harian DPC PKB, seluruh anggota DPRD Fraksi PKB Bojonegoro dan tampak antusiasme jelas dari seluruh peserta yang hadir.
Peserta PKP kali ini terdiri dari kader-kader pilihan yang siap menimba ilmu dan memperdalam pemahaman politik. Setiap kecamatan di Kabupaten Bojonegoro diwakili oleh lima kader loyalis terbaik, sehingga total ratusan kader dari seluruh penjuru wilayah turut serta dalam pendidikan ini.
Ketua DPC PKB Bojonegoro, Fauzan Fuadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKP ini bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan ajang silaturahmi yang fundamental untuk menyatukan visi dan misi partai.
”Pendidikan Kader Pertama ini adalah momen krusial untuk mengokohkan barisan kita. Selain sebagai ajang silaturahmi, PKP ini adalah wadah bagi kader loyalis untuk mengasah pemahaman ideologi partai dan strategi pemenangan di lapangan. Loyalitas tanpa ilmu adalah omong kosong. Melalui PKP ini, kita mencetak kader-kader yang militan, cerdas, dan solid, siap memenangkan PKB di setiap tingkatan, demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro,” tegas Fauzan.

Mas Fauzan, panggilan akrabnya, menanbahkan setelah acara selesai acara tumpengan dalam rangka mensyukuri nikmat atas gelar pahlawan untuk tokoh dari Jawa Timur.
“Nanti setelah kita selesai kita syukuran bersama, kita mensyukuri atas penganugerahan gelar pahlawan pada tiga tokoh dari jawa timur gelar pahlawan nasional dari pemerintah pusat pertama Syaihona Kholil Bangkalan, K.H. Abdurrohman Wahid Jombang yang juga merupakan pendiri PKB, dan yang ketiga Marsinah dari aktivis buruh dan pahlawan nasional Indonesia yang dibunuh pada tahun 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja di pabrik jam tangan PT Catur Putra Surya (CPS) di Sidoarjo, Jawa Timur,” paparnya.
Adapun selaku instruktur yang bertugas sahabat Ahmad Rosyid Manfaluti dari Mojokerto, dan Sahabat Irham dari Tuban.
materi yang disampaikan dalam PKP tentang
“Mengapa harus berpolitik”
“Mengapa berpolitik harus melalui PKB”
“Gus Muhaimin Role Model Kader PKB”
“keterampilan Dasar Berpolitik”.
Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan kader-kader yang tidak hanya loyal secara personal, tetapi juga loyal terhadap cita-cita luhur partai dan siap berjuang di tengah masyarakat. (San)

