Gandeng Satlantas, JMSI Bojonegoro Kawal Keselamatan Berlalu Lintas di Momentum HPN 2026 

​BOJONEGORO – wbbnews.id, Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bojonegoro menegaskan peran strategis pers tidak hanya sebagai penyaji informasi, tetapi juga sebagai agen edukasi publik. Hal ini diwujudkan melalui sosialisasi bertajuk “Peran Pers Mengawal Keselamatan Berlalu Lintas untuk Masa Depan Generasi Muda” yang digelar di Hayaru Cafe, Sabtu (11/04/2026).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah kabupaten Bojonegoro, Polres Bojonegoro, Kodim 0813, Kejaksaan, BUMD & BUMN, PT ADS, PDAM, BPR, SKK Migas, Pertamina EP (Sukowati Field), Pertamina EP Cepu (PEPC), Perwakilan Mahasiswa dan Siswa SMA/SMK se-Bojonegoro menjadi wadah sinergi antara insan pers, kepolisian, pemerintah daerah, hingga sektor industri untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Bojonegoro, khususnya yang melibatkan kalangan pelajar dan mahasiswa.

​Dalam acara tersebut, JMSI menggandeng Satlantas Polres Bojonegoro guna memberikan pemahaman mendalam mengenai etika dan aturan berkendara. Kanit Kamsel Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Ongky Ridwan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini.

​”JMSI sangat luar biasa dengan mengangkat tema tertib berlalu lintas. Ini adalah bentuk nyata peran pers dalam mengawal keselamatan berkendara. Pers memiliki jangkauan luas untuk menyebarkan pesan-pesan Kamseltibcarlantas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara lebih persuasif kepada masyarakat, khususnya kaum milenial dan Gen Z, Kami berharap sinergi ini terus berlanjut melalui kegiatan positif lainnya,” ujar IPDA Ongky.

​Senada dengan hal tersebut, Asisten III Pemkab Bojonegoro, Machmudin, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menyatakan bahwa langkah JMSI merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Bojonegoro.

​”Mewakili Pemkab, saya ucapkan terima kasih. Artinya JMSI telah mengambil bagian penting dalam memberikan edukasi untuk penyelamatan generasi muda kita di jalan raya,” kata Mahmudin.

​Ketua JMSI Bojonegoro, Ririn Wedia, menegaskan bahwa pemilihan tema ini didasari oleh keprihatinan terhadap tingginya risiko kecelakaan di jalan raya yang sering kali melibatkan usia produktif.

​”Misi kami adalah membantu pihak kepolisian dalam menekan angka kecelakaan melalui sosialisasi yang masif. Ini adalah tugas kolektif kita bersama, termasuk insan pers. Mari bersinergi demi keselamatan bersama,” tegas Ririn.

Di akhir acara, Ririn juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja, mulai dari jajaran Forkopimda hingga perusahaan migas yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial bersama bagi masyarakat Bojonegoro. (San)