Ide Kreatif Mahasiswa KKN PINTAR UNUGIRI Kelompok 18 di Desa Kayulemah, Kulit Melon Jadi Sabun Cuci Piring 

Bojonegoro – wbbnews.id,  Balai Desa Kayulemah, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, siang itu dipenuhi antusiasme ibu-ibu TP PKK. Mereka mengikuti Program SDGs bertajuk Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dari Eco Enzyme Limbah Kulit Melon yang digelar mahasiswa KKN PINTAR Unugiri kelompok 18. Kamis (14/08/2025).

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Desa Kayulemah yang mengapresiasi ide mahasiswa memanfaatkan potensi lokal. Desa Kayulemah memang dikenal sebagai daerah penghasil tanaman melon, dengan hampir setiap lahan sawah ditanami buah tersebut saat musimnya tiba. Limpahan kulit melon inilah yang menjadi alasan pelatihan ini dilaksanakan agar bisa diolah menjadi produk bermanfaat.

Setelah sambutan, mahasiswa KKN menjelaskan proses pembuatan sabun cuci piring berbahan eco enzyme dari kulit melon. Perwakilan ibu-ibu PKK berkesempatan mencoba membuat sabun secara langsung, dibantu mahasiswa lain mulai dari persiapan bahan hingga proses pengemasan.

Pemateri menyebutkan, pembuatan sabun ini cukup mudah. Bahan utamanya adalah texapon sebagai bahan pembersih serta penghasil busa, perasan jeruk nipis untuk memberi efek kesat pada cucian, garam untuk mengentalkan, dan ekstrak melon untuk menambah aroma segar.

Sebagai apresiasi, setiap peserta membawa pulang satu botol sabun cuci piring ukuran 50 ml yang telah disiapkan oleh mahasiswa. “Semoga bermanfaat untuk teman-teman kader PKK. Jadi tidak perlu repot beli di toko, bisa bikin sendiri. Limbah kulit melon pun bisa dimanfaatkan sehingga tidak mengotori lingkungan,” ujar Ibu Siti Aisyah, salah satu kader PKK.

Sepanjang acara, para ibu aktif bertanya dan memberikan tanggapan positif. Mahasiswa KKN berharap keterampilan ini tidak hanya berhenti di pelatihan, tetapi dapat diteruskan sebagai kegiatan kreatif dan berkelanjutan yang memberi nilai tambah bagi warga Desa Kayulemah. (Eka)