Lamongan – wbbnews.id, Universitas Islam Darul Ulum (UNISDA) Lamongan memberangkatkan 18 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Pada, Selasa (08/07/2025).
Prosesi pelepasan yang berlangsung di Taman Laboratorium Kampus Berdampak UNISDA ini dipimpin langsung oleh Rektor UNISDA, Bapak M. Hafidh Nasrullah, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa dalam membangun masyarakat desa secara aktif melalui tema “KKN UNISDA Berdampak, Membangun Desa Mandiri”.
“KKN Berdampak ini mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat, memungkinkan kolaborasi dan pembelajaran dua arah. Ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga membangun paradigma pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Rektor juga menegaskan bahwa program KKN adalah bentuk nyata dari pembelajaran autentik.
“Kualitas kalian akan terlihat dari bagaimana berkontribusi selama satu bulan di lapangan. Saya harap ini bukan hanya tentang pelaksanaan program, tapi tentang perubahan pola pikir dan kedekatan dengan masyarakat,” tambahnya.
Setelah prosesi pelepasan di kampus, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi KKN di Balai Desa Cengkir pada pukul 19.00 WIB. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Desa Cengkir, Bapak Ruslan, S.Ap.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan bahwa KKN tahun ini memiliki lima program kerja inti, dengan dua program unggulan: Desa Smart Farming (pembuatan pupuk dari air cucian beras) dan Desa Wirausaha.
“Program-program ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
Kepala Desa Cengkir mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran mahasiswa.
“Ada teori, lalu kita praktikkan di lapangan. Berbaurlah, maka pengetahuan kalian akan cepat berkembang,” pungkasnya.
Dengan kegiatan KKN ini, diharapkan mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa dan memperoleh pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.
Pewarta: Nailatul Maghfiroh

