Panen Cuan Tiap Hari, Program GAYATRI Bojonegoro Sukses Dongkrak Ekonomi Warga Desa Prayungan

Screenshot 20260909 222553 Chrome

​Bojonegoro – wbbnews id, Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terbukti memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya menjadi sumber tambahan pendapatan bagi para penerimanya, rantai pasok telur dari program ini turut menghidupkan perekonomian mikro di tingkat desa.

​Salah satu kisah sukses dirasakan oleh Indah Ratnasari, warga RT 03 Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo. Sejak menerima bantuan program GAYATRI pada tahun 2025, Indah kini mampu memproduksi dan memasarkan telur segar langsung dari pekarangan rumahnya ke lingkungan sekitar.

​Dari penjualan harian tersebut, ia mampu meraup laba bersih berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per bulan. Bagi keluarganya, tambahan pemasukan ini sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

​“Alhamdulillah sangat membantu. Telurnya bisa dijual setiap hari dan hasilnya dapat menambah pemasukan,” ungkap Indah penuh syukur. pada, Rabu, (9/9/2026).

20260909 222559 Chrome

​Dampak positif program GAYATRI ini dirasakan secara luas, termasuk oleh para pelaku usaha kecil di sekitar desa. Suharti, seorang pedagang lauk-pauk keliling, memilih untuk membeli stok telur langsung dari peternak GAYATRI lokal karena kualitasnya yang terjaga.

​Selain karena telur dipanen setiap hari sehingga terjamin kesegarannya, sistem rantai pasok yang dekat dengan tempat tinggal memudahkan para pedagang tanpa harus keluar biaya transportasi jauh.

​“Telurnya fresh karena dipanen setiap hari. Selain itu, tidak perlu jauh-jauh membeli di tempat lain, cukup membeli dari tetangga sendiri,” ujar Suharti.

​Perputaran roda ekonomi warga Desa Prayungan ini semakin kuat berkat sinergi dengan sektor industri. PT Shoufong yang beroperasi di wilayah tersebut memberikan ruang bagi para pedagang lokal untuk masuk dan menjajakan dagangannya, termasuk produk olahan berbahan dasar telur GAYATRI, kepada para pekerja pabrik.

​Kebijakan ini menciptakan pasar dadakan yang produktif, di mana telur hasil peternakan warga diolah menjadi berbagai menu makanan siap saji bagi ribuan pekerja pabrik. Program GAYATRI pun menjelma menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kerakyatan menghubungkan peternak mandiri, pedagang lokal, hingga pasar industri dalam satu rantai nilai yang saling menguntungkan. (Red)